Talawi, 27 Agustus 2026 — Mamak Aljasri Dt. Abubakar kembali dipercaya memimpin Kerapatan Adat Nagari (KAN) Talawi untuk periode 2026–2031. Pengukuhan tersebut menandai periode keempat secara berturut-turut bagi Mamak Aljasri Dt. Abubakar memimpin lembaga adat Nagari Talawi sejak pertama kali dipercaya pada 2011.
Pengukuhan Pengurus KAN Talawi periode 2026–2031 dilaksanakan di Balai-Balai Adat Nagari Talawi, Kamis (27/8/2026), dan dikukuhkan langsung oleh Ketua LKAAM Kota Sawahlunto Ir. Dahler Dt. Pangulu Sati. Prosesi tersebut dipersaksikan Wakil Wali Kota Sawahlunto H. Jeffry Hibatullah.
Momentum pengukuhan KAN Talawi tahun ini dirangkaikan dengan pembukaan Budaya Adat Talawi Festival (BATAFA) Talawi Hilie Tahun 2026. Penyatuan kedua agenda tersebut membuat prosesi pengukuhan berlangsung dalam suasana adat dan budaya yang lebih kuat.
Berawal dari Musyawarah Anggota KAN
Kepengurusan KAN Talawi periode 2026–2031 lahir melalui proses musyawarah anggota KAN Talawi yang dilaksanakan pada 15 Juli 2026.
Menurut Mamak Aljasri Dt. Abubakar, peserta musyawarah merupakan anggota KAN Talawi yang terdiri dari seluruh pangulu beserta ampek jini dalam Kenagarian Talawi.
Dalam musyawarah tersebut muncul tiga nama pangulu yang diusulkan untuk memimpin KAN Talawi selama lima tahun ke depan. Ketiga nama tersebut kemudian ditanyakan kesediaannya untuk menjalankan amanah.
Dua calon menyatakan belum bersedia memimpin KAN untuk periode berikutnya. Dengan demikian, Mamak Aljasri Dt. Abubakar menjadi calon tunggal dan kemudian disepakati secara aklamasi oleh peserta musyawarah.
Mamak Aljasri menjelaskan, apabila lebih dari satu calon menyatakan kesediaan, proses pemilihan akan dilakukan berdasarkan perolehan suara terbanyak.
Setelah ketua terpilih, penyusunan struktur kepengurusan dilakukan bersama tim formatur. Struktur tersebut kemudian disampaikan kepada LKAAM Kota Sawahlunto untuk ditetapkan sebelum akhirnya dikukuhkan pada 27 Agustus 2026.
Pengukuhan dalam Balutan Adat
Sebelum prosesi pengukuhan dimulai, rangkaian kegiatan diawali sekitar pukul 08.00 WIB dengan Festival Pembuatan Makanan Khas “Sarang Panyongek”.
Sekitar pukul 09.00 WIB, tamu undangan, niniak mamak, dan bundo kanduang diarak dari Simpang SD 02 Talawi Hilie menuju lokasi acara di Balai-Balai Adat Nagari Talawi. Arak-arakan diiringi Canang Tuneh Mudo Badantiang Desa Talawi Hilie, sementara bundo kanduang turut membawa dulang.
Rombongan kemudian disambut Tari Galombang yang ditampilkan Forum Anak Desa Talawi Hilie.
Setelah tamu menempati tempat yang disediakan, acara dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Sawahlunto, laporan ketua panitia, sambutan Kepala Desa Talawi Hilie, dan prosesi pengukuhan Pengurus KAN Talawi.
Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan LKAAM Kota Sawahlunto tentang Penetapan Pengurus KAN Talawi periode 2026–2031. Nama-nama pengurus yang tercantum dalam keputusan kemudian berdiri di hadapan panggung untuk mengikuti prosesi.
Ketua LKAAM Kota Sawahlunto Ir. Dahler Dt. Pangulu Sati selanjutnya membacakan teks pengukuhan. Prosesi ditutup dengan penandatanganan berita acara yang dipersaksikan Wakil Wali Kota Sawahlunto H. Jeffry Hibatullah.
Setelah prosesi pengukuhan, Wakil Wali Kota Sawahlunto memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi BATAFA Talawi Hilie Tahun 2026. Sambutan tersebut semestinya ditempatkan setelah sambutan Ketua LKAAM, namun karena adanya agenda lain dengan waktu yang hampir bersamaan, tim Wakil Wali Kota meminta agar sambutan oleh Wakil Walikota didahulukan. Setelah memberikan sambutan dan membuka BATAFA, beliau meninggalkan lokasi kegiatan.
Tantangan KAN di Tengah Perubahan Zaman
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sawahlunto menyampaikan ucapan selamat atas dikukuhkannya Pengurus KAN Talawi periode 2026–2031.
Ia juga mengingatkan bahwa pengurus KAN memiliki tantangan yang berat dalam menjaga dan membina anak kamanakan, terutama di tengah perkembangan zaman dan teknologi informasi.
Pemerintah Kota Sawahlunto, menurutnya, siap mendukung KAN dalam menjalankan peran menjaga adat, budaya, serta pembinaan anak kamanakan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Pesan tersebut mendapat perhatian dari Ketua KAN Talawi Mamak Aljasri Dt. Abubakar. Dalam sambutannya, ia menjelaskan sejumlah langkah yang telah dan sedang dilakukan KAN Talawi untuk menjawab tantangan perkembangan zaman.
Salah satunya melalui pemanfaatan media digital. KAN Talawi bersama Pemerintah Desa Talawi Hilie menjalankan program podcast melalui kanal YouTube BISA Talawi Hilie dengan pembahasan seputar pengetahuan adat.
KAN Talawi juga tengah memproses penyusunan buku Adaik Salingka Nagari Talawi, yang nantinya memuat berbagai prosesi adat yang ada di Nagari Talawi. Selain itu, KAN Talawi telah memiliki website sebagai media penyampaian informasi mengenai KAN dan Nagari Talawi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendokumentasikan dan menyampaikan pengetahuan adat dengan cara yang lebih dekat dengan perkembangan zaman, terutama kepada generasi muda.
Kekerabatan Tigo Lubuak Kembali Dikuatkan
Pengukuhan KAN Talawi juga menjadi momentum menguatkan kembali hubungan kekerabatan Tigo Lubuak.
Dalam sambutannya, Mamak Aljasri Dt. Abubakar menyinggung kehadiran LKAAM Kota Solok bersama KAN Lubuak Sikarah dan KAN Limo Koto dalam kegiatan tersebut. Kehadiran tersebut berkaitan dengan upaya menghidupkan kembali hubungan sejarah Tigo Lubuak yang selama ini terus diperkuat melalui komunikasi dan silaturahmi antarlembaga adat.
Tiga lubuak tersebut masing-masing berada dalam wilayah adat KAN Talawi, KAN Limo Koto, dan KAN Lubuak Sikarah.
Mamak Aljasri berharap kekerabatan tersebut semakin kuat dan tidak berhenti pada hubungan silaturahmi, tetapi juga berkembang menjadi upaya bersama mempertahankan keberadaan Lubuak Nan Tigo secara fisik.
Dalam momentum pertemuan tersebut, KAN dari Tigo Lubuak juga sepakat untuk mengusulkan Lubuak Nan Tigo sebagai cagar budaya. Kesepakatan tersebut menjadi langkah awal untuk menjaga jejak sejarah yang masih tersisa, sementara teknis dan mekanisme pengusulannya akan dibahas lebih lanjut pada kesempatan berikutnya.
Ketua LKAAM: KAN Punya Peran Penting
Sementara itu, Ketua LKAAM Kota Sawahlunto Ir. Dahler Dt. Pangulu Sati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Pengurus KAN Talawi yang baru dikukuhkan, khususnya kepada Aljasri Dt. Abubakar yang kembali dipercaya memimpin KAN Talawi untuk periode keempat berturut-turut.
Ia mengingatkan kembali tugas dan fungsi KAN agar tidak hanya dipahami oleh pengurus, tetapi juga diketahui masyarakat secara umum.
KAN memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan adat dan budaya, membina anak kamanakan, menjaga harta pusaka, menyelesaikan persoalan adat, serta menjalankan hubungan kelembagaan dengan berbagai pihak sesuai kedudukannya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi kepengurusan KAN Talawi periode 2026–2031 bahwa keberlanjutan kepemimpinan adat harus berjalan seiring dengan tanggung jawab menjaga adat, budaya, serta anak kamanakan.
Dihadiri Unsur Pemerintah, Adat, dan Masyarakat
Pengukuhan Pengurus KAN Talawi dihadiri berbagai unsur, mulai dari Ketua LKAAM Kota Sawahlunto, Wakil Wali Kota Sawahlunto, Ketua DPRD Kota Sawahlunto, jajaran kepala OPD atau yang mewakili, Camat Talawi, hingga Kapolsek Talawi yang mewakili Kapolres Sawahlunto.
Hadir pula Ketua KAN se-Kota Sawahlunto atau yang mewakili, Bundo Kanduang se-Kota Sawahlunto, anggota KAN Talawi, Bundo Kanduang Talawi, tokoh masyarakat, serta masyarakat lainnya.
Kehadiran unsur adat dari luar Talawi, termasuk LKAAM Kota Solok, KAN Lubuak Sikarah, dan KAN Limo Koto, turut memberikan warna tersendiri dalam momentum pengukuhan tersebut.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan makan bajamba yang dihantarkan melalui pidoto alua pasambahan adat oleh perwakilan niniak mamak yang telah ditunjuk. Doa bersama menjadi penutup rangkaian kegiatan.
Pengukuhan periode keempat kepemimpinan Mamak Aljasri Dt. Abubakar dengan demikian tidak hanya menjadi penanda berlanjutnya kepengurusan KAN Talawi hingga 2031, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kembali peran lembaga adat dalam menghadapi perubahan zaman, mendekatkan adat kepada generasi muda, serta membangun kembali jejaring kekerabatan adat Tigo Lubuak.








Sumber Foto
- Diaspora Kota Sawahlunto
- Prokopim Kota Sawahlunto
- Yendri Faisal

Tinggalkan Balasan