Talawi, 17 Juli 2026 – Kerapatan Adat Nagari (KAN) Talawi memenuhi undangan KAN Nagari Lubuak Sikarah, Kota Solok, dengan menghadiri pembukaan Musyawarah Nagari dan Silaturahmi Silek Tuo yang digelar pada Kamis (16/7/2026) siang di halaman Sekretariat KAN Lubuak Sikarah, Kota Solok.

KAN Talawi diwakili oleh Pausil Misbah Tampuo Sakati, Syamsir A, serta perwakilan sasaran silek dari Kenagarian Talawi. Kehadiran rombongan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap undangan adat yang sebelumnya disampaikan secara langsung oleh pengurus KAN Lubuak Sikarah melalui prosesi maunjuak siriah carano, sebuah tradisi luhur Minangkabau dalam menyampaikan undangan resmi kepada suatu kaum atau lembaga adat.

Selain memenuhi undangan, kehadiran KAN Talawi juga menjadi wujud komitmen dalam menjaga hubungan kekerabatan Tigo Lubuak, yaitu Lubuak Sikarah di Kota Solok, Lubuak Simauang di Talawi, dan Lubuak Sipunai di Sijunjung. Ketiga wilayah tersebut memiliki ikatan sejarah dan persaudaraan yang hingga kini terus dipelihara melalui berbagai kegiatan adat dan budaya.

Rangkaian kegiatan pembukaan diisi dengan Silaturahmi Silek Tuo, yang menampilkan pertunjukan silek dari berbagai nagari. Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi simbol pelestarian warisan budaya Minangkabau yang diwariskan turun-temurun sebagai bagian dari jati diri masyarakat adat.

Sementara itu, kegiatan Musyawarah Nagari yang dibuka pada hari tersebut merupakan awal dari rangkaian musyawarah KAN Nagari Lubuak Sikarah dalam memilih Ketua KAN untuk periode kepengurusan berikutnya.

Bagi KAN Talawi, kehadiran dalam kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar memenuhi undangan. Kehadiran tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap tata cara adat yang masih dijunjung tinggi sekaligus mempererat hubungan antarniniak mamak dalam ikatan persaudaraan Tigo Lubuak.

Melalui kegiatan seperti ini, KAN Talawi berharap nilai-nilai adat Minangkabau, semangat persaudaraan, serta tradisi basilang kato, basamo mufakat terus terpelihara. Silaturahmi yang terjalin diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam menjaga kelestarian adat, mempererat hubungan antarkenagarian, serta mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi muda agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

*Sumber foto dari media sosial Prokopim Kota Solok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *